Book
Sejarah Kesultanan Riau - Lingga : Dalam Perspektif Hukum dan Budaya
Seiring dengan bangkitnya kembali para Sultan di nusantara, muncul pula usaha-usaha untuk membukukan sejarah kesultanan mereka masing-masing. penelitian dan penulisan sejarah yang memiliki makna politik , yakni sebagai usaha untuk mempresentasikan identitas kesultanan. Dari keseluruhan motivasi tampak tidak ada rencana untuk membangkitkan 'batang terendam', artinya menegakkan kembali peran kesultanan sebagai sebuah institusi politik resmi. Yang menarik adalah bahwa kebangkitan kembali unit-unit pemerintahan melalui pemekaran propinsi atau kabupaten beriring sejalan dengan kebangkitan lembaga kesultanan itu sendiri.
Buku yang ada di tengah pembaca sekarang ini bukanlah melihat peranan sultan di berbagai ranah sosial-politik dan ekonomi di era otonomi daerah sekarang ini, tetapi mencoba menelusuri sebuah Kesultanan Riau-Lingga yang kini sudah dimekarkan menjadi propinsi Kepulauan Riau-Lingga. Ada tiga asek yang menjadi perhatian tim penulis. Tiga aspek itu sebenarnya beranjak dari dalog persoalan masa ini mengenai birokrasi dan tata kelola pemerintahan, masalah pluralism hukum dan kebudayaan materi yang kini menjadi perhatian ilmuwan sosial lainnya.
Tidak tersedia versi lain