Book
Buletin KHAZANAH Keagamaan Ed. II tahun V, Mei-Agustus 2013
Tak banyak cendikiawan muslim yang bicara tentang seni. Dimensi kultural dalam agama ini telah menjadi wilayah yang paling tidak disentuh dan kerap disalahpahami, ibarat anak haram yang diharapkan lahir. Alih-alih diapresiasi, seni lebih sering dihujat, diharamkan, dimaki, dan di lempar di pojok sejarah. Padahal seni tidak senajis itu. Tak sedikit orang yang tersentuh oleh syairnya lalu bertobat dan menemukan Tuhan.
Tidak tersedia versi lain