Book
Mengkaji Pendidikan Bahasa Inggris di Madrasah Ibtidaiyah Pangkalpinang
Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini terkait dengan penerapan pendidikan bahasa Inggris di MI kota Pangkal Pinang dan upaya pihak-pihak terkait dalam meningkatkan kualitas pendidikan bahasa Inggris di MI kota Pangkal Pinang. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran umum tentang pendidikan bahasa Inggris di MI sekota Pangkal Pinang dan untuk mengetahui upaya-upayapihak-pihak terkait baik dari dalam sekolah yaitu tenaga pendidik, kepala sekolah, komite sekolah, dan luar sekolah seperti dinas kementerian agama kota / provinsi, pengelola PGSD/PGMI. Sampel dalam penelitian ini adalah dua madrasah negeri 1 Sumberejo dan madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Paritlalang Pangkalpinang dan dua madrasah swasta yaitu Madrasah Ibtidaiyah Nahdhatul Ulama Pangkal Pinang dan Madrasah Ibtidaiyah Al ihsan Pangkal Balam pangkalpinang.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dimana teknik pengumpulan data berdasarkan observasi, wawancara dan dokumentasi yang selanjutnya dianalisa dengan analisa secara deskriptif kualitatif.
Berdasarkan hasil analisa, peneliti menemukan hal-hal berupa (1) kebanyakan guru-guru di madrasah tersebut belum mendesain silabus dan rencana pembelajaran sendiri dikarenakan kurikulum yang dipakai masih belum begitu jelas. pada pelaksanaan proses belajr mengajar, semua guru telah melaksanakan tiga tahapan kegiatan yaitu kegiatan awal, inti, dan akhir; (2) metode pengajaran yang digunakan kebanyakan ceramah, latihan, dan tanya jawab serta ada beberapa guru menggunakan translation method dimana guru lebih banyak menjelaskan secara eksplisit tentnag tata bahasa dan kemudian menerjemahkan kata-kata yang ada di buku ke dalam bahasa Indonesia kemungkinan dikarenakan oleh latar pendidikan guru yang yang bukan pendidikan dari bahasa inggris; (3) pada umumnya media pengajaran yang dipakai oleh guru adaah buku teks, LKS,dan papan tulis; (4) upaya-upaya yang terkait dengan pendidikan bahasa Imggris masih belum secara maksimal dilaksanakan oleh kepala-kepala madrasah dan komite; (5) upaya yang dilaksanakan oleh pihak Diknas kota terkait pendidikan bahasa Inggris di madrasah masih dalam tahap administrative dan belum ke tahapan kondisi di lapangan yaitu terhadap guru-guru terkait.
Tidak tersedia versi lain