Book
Diskursus Tafsir Al-Qur'an Modern
Dalam wacana tafsir Alqur'an, selama ini kita mengenal beberapa perspektif penulisan tafsir, seperti maudhu'i, sastra, ilmiah, dll. Pengklasifikasian seperti itu memang baik, tapi belum mampu memberi gambaran yang utuh mengenai genre tafsir yang ada. Untuk memenuhi kebutuhan ini, maka kehadiran buku J.J.G. Jansen ini menjadi berarti. Dalam rangka memberikan gambaran yang jelas mengenai perkembangan tafsir modern di Mesir. J.J.G. jansen mencoba menggunakan klasifikasi baru: perspektif sejarah alam, perspektif fiologi, dan perspektif praktis. Apakah model seperti ini benar-benar memenuhi tujuan itu? Mungkin. Jansen memotret perspektif tafsir yang belum pernah disentuh oleh para penulis sebelumnya: Persfektif feminis
Tidak tersedia versi lain