Book
Surat Terakhir
Tujuh tahun yang lalu saat dia tidak mengenal siapapun ditempat baru, dia temukan laki-laki itu tiba-tiba duduk di sampingnya saat isoma ospek. Dia sedang mengobati dahaga, terkejut ada asap rokok melintas di depan matanya. Siapa lagi kalau bukan Kemal. Waktu mengulurkan tangan untuk berkenalan. Kemal menatapnya lekat baru membalas uluran tangan itu.
Tidak tersedia versi lain