Perpustakaan IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of NKRI dari masa ke masa
Penanda Bagikan

Book

NKRI dari masa ke masa

Aris Poniman - Nama Orang; Asep Karsidi - Nama Orang; Sobar Sutisna - Nama Orang;

Sejarah membuktikan, konsep batas wilayah negara Indonesia merupakan perjuangan putra putri terbaik bangsa. Melalui Deklarasi Djuanda pada 13 Desember 1957 misalnya, para pendiri bangsa berusaha menerapkan asas negara kepulauan ke dunia Internasional.

Wilayah kepulauan tersebut mencakup perairan kepulauan, perairan pedalaman, dan laut teritorial selebar 12 mil laut diukur dari garis pangkal kepaulauan Indonesia yang menghubungkan titik-titik terluar ada saat air surut terendah. Tekad tersebut dilandasi semangat menyatukan wilayah daratan dan lautan yang tak pernah dilakukan kolonial Belanda.

Konsep negara kepulauan ini akhirnya diterima masyarakat internasional seperti tertuang pada Bagian II UNCLOS (konvensi PBB tentang Hukum Laut) 1982. Sejak saat itulah luas laut wilayah Indonesia bertambah 10 kali, dari sekitar 300.000 km² menjadi 3.000.000 km². Indonesia yang tadinya tidak memiliki perairan kepulauan berubah menjadi mempunyai perairan kepulauan. Indonesia juga berhak memiliki perairan pedalaman yang sebelumnya tak dimilikinya.

Dalam kondisi tertentu, UNCLOS juga memungkinkan batas Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) di suatu negara sejauh 200 mil laut dari garis pangkal kepulauan Indonesia. Dengan memanfaatkan ketentuan ini, tentang perluasan batas landas kontinen (extended continental shelf) dapat melebihi 200 mil laut. Indonesia pun memanfaatkan ketentuan ini dengan menunjukkan bukti ilmiah berdasarkan kegiatan survei dan pemetaan dikoordinir oleh Bakosurtanal (kini Badan Informasi Geospasial atau (BIG)).

Setelah melalui berbagai pertemuan maraton dengan Komisi UNCLOS, akhirnya pada 17 Agustus, bertepatan dengan perayaan HUT ke-55 RI di New York, Indonesia mendapat kado istimewa. kado itu berupa penambahan wilayah yuridiksi laut Indonesia seluas 4.209 km² yang terletak di sebelah barat laut Pulau Sumatera.

Dan di buku inilah Anda dapat mengetahui lebih lengkap mengenai lika-liku menentukan batas wilayah NKRI dari masa ke masa.


Ketersediaan
#
Ruang Sirkulasi SR 959.8 ASE n
S22.00613M
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
959.8 ASE n
Penerbit
Bogor : Sains Press., 2018
Deskripsi Fisik
xxii, 220 hlm.; 25 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-979-1291-47-7
Klasifikasi
959.8
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cet. 3
Subjek
Sejarah
Indonesia
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?